Monday, October 14, 2019

Macam-Macam Rumah Adat Yang Ada Di Kalimantan

Kalimantan adalah salah satu pulau yang ada di indonesia, di pulau kalimantan selain terkenal dengan hutannya pulau kalimantan juga terkenal juga akan adat-istiadatnya yang masih melekat kuat dalam kehidupan masyarakatnya, terlebih dalam rumah adat masyarakatnya, dan kali ini saya akan membahas beberapa rumah adat yang berada di pulau kalimantan:

     1. Rumah Panjang.

Macam-Macam Rumah Adat Yang Ada Di Kalimantan
sumber: banjarmasin post-tribunnews.com


Seperti namanya rumah ini memiliki panjang hingga ratusan meter, bahkan rumah ini memiliki ruangan yang berjumlah lebih dari 50 ruangan, rumah panjang ini tidak jauh berbeda dari rumah panggung, rumah ini juga biasanya dibangun dengan tinggi 5-8 meter da ini sudah ad sejak thun 18n lebar 6 meter, dan dihuni oleh puluhan bahkan ratusan kepala keluarga.

     2. Rumah Banjar.

Macam-Macam Rumah Adat Yang Ada Di Kalimantan
sumber: brilio


Rumah banjar ini sudah ada pada tahun 1600-an, pada awalnya rumah ini memiliki bentuk segi empat memanjang, rumah ini adalah rumah khas suku banjar, dinamakan rumah banjar karena diambil dari bentuk atapnya.

     3. Rumah Betang.

Macam-Macam Rumah Adat Yang Ada Di Kalimantan
sumber; detik news


Rumah betang adalah rumah khas suku dayak, rumah betang hingga saat ini masih banyak kita jumpai di kalimantan, bentuk rumah ini sangat beragam, panjangnya bisa mencapai 150 meter dan lebarnya 30 meter, rumah ini juga memiliki ketinggian sekitar 3-5 meter yang berfungsi untuk berlindung dari bahaya banjir.

     4. Rumah Baloy.

Macam-Macam Rumah Adat Yang Ada Di Kalimantan
sumber: adat tradisional


Rumah baloy adalah rumah khas suku tidung, rumah ini memiliki desain seperti rumah panggung tetapi terbuat dari bahan utama kayu ulin, pada rumah ini kita dapat menjumpai berbagai ukuran khas masyarakat daerah pesisir.

     5. Rumah Lamin.

Macam-Macam Rumah Adat Yang Ada Di Kalimantan
sumber: media pendidikan


Rumah lamin juga termasuk rumah khas masyarakat suku dayak, rumah lamin sendiri memiliki bentuk yang tidak jauh berbeda dari rumah baloy dengan tinggi hingga 3 meter, dan panjang hingga 200 meter dan lebar 25 meter. 

Wednesday, October 9, 2019

Rumah-Rumah Adat Di Pulau sumatra

Indonesia terkenal dengan adat istiadatnya yang masih melekat kuat dalam kehidupan masyarakatnya, hal ini terbukti dengan masih banyaknya masyarakat yang masih menganut kepercayaan yang turun temurun, sebagai contohnya banyak rumah rumah adat yang tersebar di seluruh indonesia, dan kali ini saya akan membahas tentang macam-macam rumah adat yang ada di pulau sumatra:
     1.Rumah Gadang

Rumah-Rumah Adat Di Pulau sumatra
sumber: arsitag


Rumah gadang biasanya digunakan untuk acara adat tertentu seperti perkawinan, khitan, turun mandi, pengangkatan ketu adat, dan upacara kematian, tapi selain untuk upacara adat rumah badang juga sering di gunakan untuk tempat tinggal, rumah gadang sendiri berasal dari suku minangkabau, rumah adat ini memiliki ciri khusus yaitu atapnya yang berbentuk seperti tanduk dan dilengkapi dengan sebuah tangga yang digunakan untuk masuk ke dalamnya

     2. Rumah Nias

Rumah-Rumah Adat Di Pulau sumatra
sumber: arsitag


Kalian pasti tidak asing lagi dengan rumah yang satu ini, rumah adat ini hanya ditinggali oleh kepala desa, kaum bangsawan, dan kepala negeri, rumah ini dibangun di atas tiang tiang dan beralaskan oleh rumbia, atap rumah nias ini berbentuk seperti segitiga, rumh nias juga sering disebut dengan sebutan omo haba.

     3. Rumah Pakpak

Rumah-Rumah Adat Di Pulau sumatra
sumber: batak network


Rumah pakpak ini memiliki bentuk yang sangat unik, rumah pakpak sendiri sebagian besar terbuat dari kayu dengan atapnya yang terbuat dari ijuk, rumah ini memiliki keunikan yang berasal dari atapnya yang melambangkan kesenian.

     4. Rumah Limas

Rumah-Rumah Adat Di Pulau sumatra
sumber: pulau sumatera


Rumah limas berasal dari lampung, rumah ini berbentuk seperti rumah panggung, lantai rumah ini dibuat berundak atau undakan dengan dilengkapi 2 hingga 4 tiang penyangga dan dibagi menjadi tiga ruangan yaitu ruang depan, ruang tengah, dan ruang belakang, rumah limas ini memiliki fungsi anti gempa.

     5. Rumah Panggung

Rumah-Rumah Adat Di Pulau sumatra
sumber: rumah minimalis


Rumah panggung sebenarnya terletak di bangka belitung, tetapi banyak terdapat di pulau sumatra, rumah ini memiliki 9 tiang, karena masyarakat mengenal filosofi angka 9 sngat bagus sehingga rumah ini memiliki 9 tiang penyangga.

     6. Rumah Mandailing

Rumah-Rumah Adat Di Pulau sumatra
sumber: batak network


Rumah ini adalah rumah khas suku mandailing yang bertempat tinggal di perbatasan antara sumatra utara dan juga provinsi riau, rumah adat ini bermakna banyak.

     7. Rumah Bolon

Rumah-Rumah Adat Di Pulau sumatra
sumber: sportourism


Rumah ini memiliki bentuk persegi panjang, bahan dasar rumah ini dari alam sehingga terkesan natural rumah ini sendiri disebut juga dengan rumah balai batak toba rumah ini juga melambangkan sebagai rumah adat yang berada di sumatra utara

Tuesday, October 8, 2019

Macam-Macam Rumah Adat yang ada di pulau jawa

Sebagai bangsa indonesia kita seharusnya bersyukur tinggal di negara yang kaya akan berbagai suku, agama, dan ras sebagai contohnya di indonesia ada berbagai macam rumah adat, khususnya di pulau jawa, maka kali ini saya akan membahas macam macam rumah adat yang ada di pulau jawa, tanpa berlama lama langsung aja kita ke rumah adat yang pertama:


  1. Rumah Joglo
Macam-Macam Rumah Adat yang ada di pulau jawa
sumber:nesabamedia

Pasti kita tidak asing lagi dengan rumah yang satu ini, rumah joglo adalah rumah asli suku adat yang biasanya tinggal di jawa tengah dan di jawa timur, keunikan rumah ini terletak dibagian atapnya yang berbentuk limas dan disangga oleh empat tiang yang biasanya disebut dengan "soko guru".


Selain itu rumah ini cenderung lebih besar daripada rumah adat yang ada di pulau jawa lainnya, rumah joglo sendiri biasanya dimiliki oleh golongan bangsawan, nama rumah ini sendiri dimbil dari bentuk atapnya, rumah ini juga terdiri dari beberapa ruangan seperti, omah, pendapa, peringgitan, dalem, dan juga senthong.


      2.Rumah Limasan
Macam-Macam Rumah Adat yang ada di pulau jawa
sumber:99.co



Rumah limasan ini sudah ada sejak zaman nenek moyang orang jawa, rumah ini biasanya dimiliki oleh golongan masyarakat menengah ke atas, rumah limasan memiliki ciri yaitu atapnya yang sangat kokoh dan berbentuk seperti lengkungan-lengkungan yang terpisah ruang satu dengan ruang lainnya.

Nama limasan sendiri diambil karena berbentuk limas, rumah limasan ini terdiri dari beberapa bagian seperti empat buah atap, yang diberi nama  kejen atau cocor dan bronjong.

      3. Rumah Panggangpe.

Macam-Macam Rumah Adat yang ada di pulau jawa
sumber: sejarah negara com


Rumah panggangpe ini memiliki bentuk yang paling sederhana dari pada rumah adat lainnya, bentuknya seperti dasar sebuah bangunan bisanya berfungsi  untuk berlindung dari panas matahari maupun saat hujan turun.

bagian rumah ini sangat sederhana yaitu terdiri dari beberapa tiang yang berjumlah ganjil dan bagian sisinya diberi dinding untuk melindungi dari lingkungan sekitar, dan dipakai untuk warung, pos kampling, pos jaga DLL

      4. rumah kampung.

Macam-Macam Rumah Adat yang ada di pulau jawa
sumber:orthogate


rumah ini banyak kita jumpai di kampung- kampung, rumah ini berbentuk persegi panjang, mempunyai dua buah tiang, atap yang berbentuk persegi panjang dan ditutup oleh keyong, bisany rumah ini dimiliki orang yang berstatus menengah ke bawah.

itulah tadi beberapa rumah yang ada di pulau saya, semega informasi yang telah saya sampaikan bermanfaat.

Sunday, October 6, 2019

Contoh Desain Rumah Masa Kini Terbaru dan Asri

Anda ingin membuat rumah tetapi bingung ingin mencari model rumah yang minimalis tetapi tetap asri, kami disini hadir untuk membantu anda mencarinya, dibawah ini ada beberapa model rumah masa kini, walaupun sebagian besar minimalis, simpel ,minim barang tetapi berkesan estetika, langsung saja kita ke yang pertama:
  • Skandinavia
Contoh Desain Rumah Masa Kini Terbaru dan Asri
sumber:rumah


Contoh Desain Rumah Masa Kini Terbaru dan Asri
sumber:hipwee


Rumah dengan desain skandinavia ini terkenal dengan konsep alami dan tanaman hiasnya, dan oleh sebab itu rumah ini memiliki kesan yang lebih natural dan juga hangat, oleh karena itu cocok buat Anda yang cinta terhadap lingkungan 


  • Minimalis Modern
Contoh Desain Rumah Masa Kini Terbaru dan Asri
sumber:insinyur bangunan

Desain rumah yang satu ini sangat populer bagi masyarakat masa kini,saking populernya desain rumah ini dianggap oleh sebagian besar masyarakat sebagai perwakilan konsep rumah mas kini, yang paling mencolok dari desain rumah ini adalah  furniturnya yang berdesain ramping dan juga minimalis , warna - warna rumah desain minimalis modern ini terkesan netral sehingga terkesan modern.
  • Minimalis Klasik
Contoh Desain Rumah Masa Kini Terbaru dan Asri
sumber:iDea rumah idaman

Contoh Desain Rumah Masa Kini Terbaru dan Asri
sumber:arsiando karya cipta

Dengan rumah mas kini tidak selalu mengedepankan konsep minimalis modern tetapi juga ciri khas masa lalu dapat ditampilkan sehingga lebih menawan, kembalinya desain rumah masa lalu menjadikan inovasi bru

  • Compact House
Contoh Desain Rumah Masa Kini Terbaru dan Asri
sumber:arsitag


Rumah desain ini dapat diterapkan walaupun lahannnya terbatas, rumah desain ini juga mengedepankan efektifitas ruangan, untuk menyiasati keterbatasan lahan desain rumah ini menggabungkan beberapa ruangan yang memiliki fungsi berbeda menjadi satu.

  • Japanese Style
Contoh Desain Rumah Masa Kini Terbaru dan Asri
sumber:gambar desain rumah minimalis

Rumah model ini memiliki ciri khas yaitu: warna warna yang lembut, banyaknya elemen kayu, dan pencahayaan optimal, untuk penempatan furnitur dan perabot rumah ini menerapkan penataan simetris, rumah ini mengedepankan aspek kesehatan.

itulah beberapa contoh desain rumah mas kini, selamat mencoba.


Wednesday, November 16, 2016

Metode Pemasangan Paving Block

Berikut ini akan dijelaskan cara atau metode pemasangan Paving block yang baik dan benar.

Langkah awal, sebelum Paving block dipasang pastikan struktur dari lahan yang hendak di Paving dalam keadaan benar-benar padat. Apabila belum padat dapat dipadatkan dengan menggunakan mesin Roller (Wales) atau Stamper kuda. Hal ini agar lahan yang telah dipasang paving block tidak amblas.

Sebelum pekerjaan pemasangan paving kita mulai, kita harus memperhatikan syarat-syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut:



1. Lapisan Subgrade
Subgrade atau lapisan tanah paling dasar harus diratakan terlebih dahulu, sehingga mempunyai profil dengan kemiringan sama dengan yang kita perlukan untuk kemiringan Drainage (Water run off) yaitu minimal 1,5 %. Subgrade atau lapisan tanah dasar tersebut harus kita padatkan dengan kepadatan minimal 90 % MDD (Modified Max Dry Density) sebelum pekerjaan subbase dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang kita butuhkan. Ini sangat penting untuk kekuatan landasan area paving nantinya.

2. Lapisan Subbase
Pekerjaan lapisan subbase harus disesuaikan dengan gambar dan spesifikasi teknis yang kita butuhkan. Profil lapisan permukaan dari subbase juga harus mempunyai minimal kemiringan 2 %, dua arah melintang kekiri dan kekanan. Kemiringan ini sangat penting untuk jangka panjang kestabilan paving kita.

3. Kanstin/Penguat Tepi
Kanstin atau Penguat tepi atau Kerb harus sudah kita pasang sebelum pemasangan paving dilakukan. Hal ini harus dilakukan untuk menahan paving pada tiap sisi agar paving tidak bergeser sehingga paving akan lebih rapi pada hasil akhirnya.

4. Drainage/Saluran Air
Seperti halnya kanstin, Drainage atau Saluran air ini juga harus sudah kita pasang sebelum pemasangan paving dilakukan. Hal ini sangat wajib dilakukan untuk effisiensi waktu/kecepatan pekerjaan. Drainage yang dikerjaan setelah paving terpasang akan sangat mengganggu pekerjaan pemasangan paving itu sendiri karena harus membongkar paving yang sudah terpasang.
Sesuaikan spesifikasi beban yang akan melewati lahan yang akan dipasang paving dengan material pendukung untuk landasan area paving. Material tersebut dapat berupa : Limestone, Base Course, Sirdam, Makadam dsb.

  • Pastikan permukaan lahan yang akan di paving dalam kondisi rata/ sudah level.
  • Pasang Kanstin beton sebagai pengunci paving block, agar paving block yang sudah terpasang tidak bergeser.
  • Gelar abu batu mengikuti kemiringan yang telah ditentukan kemudian diratakan dengan menggunakan jidar kayu.
  • Lakukan pemasangan paving block dengan cara maju kedepan, sementara pekerja pemasang paving berada diatas paving yang telah terpasang.
  • Untuk tepian lahan/ sudut-sudut yang belum terpasang paving block (las-lasan), potong paving block dengan menggunakan alat pemotong paving block / paving block cutter.
  • Setelah lahan 100% sudah terpasang paving block, selanjutnya kita lakukan pengisian antar naat paving block tersebut (pengisian joint filler) dengan menggunakan abu batu.
  • Padatkan paving block yang telah terpasang dengan menggunakan baby roller atau stamper kodok 1 sampai 2 kali putaran agar timbul gaya saling mengunci antar paving block satu sama lainnya.
  • Bersihkan area lahan yang telah terpasang paving block dari sisa-sisa abu batu.

Sumber :
https://jualbatuagregatsplit.wordpress.com/2014/03/25/cara-metode-pemasangan-paving-block/

Friday, September 30, 2016

Cara Memasang Keramik Lantai

Metode bangunan . Lantai keramik menawarkan alternatif yang sangat menarik dan tahan lama   dibandingkan dengan material lainnya untuk finishing  lantai . Keramik didapatkan dalam  berbagai ukuran dan warna untuk dicocokkan dengan dekorasi   ruangan yang akan dipasangkan, dan keramik dapat memberikan perawatan yang mudah dan dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain itu, keramik  juga cukup mudah untuk dipasangkan.

Lantai keramik memiliki satu prasyarat utama yaitu lapisan dasar harus halus dan kuat  untuk mendukung instalasi keramik. Keramik tidak fleksibel, sehingga mereka bisa retak jika terpasang diatas permukaan yang kasar atau tipis.


Untuk anda yang ingin memasang sendiri keramik lantai dirumah, anda bisa melakukannya sendiri secara perlahan dan santai. Mungkin anda akan merasa pesimis dan menyatakan tidak sanggup untuk mengerjakannya. Dengan perlahan anda bisa mencobanya untuk melakukan sendiri. Bila anda merasa susah untuk memulainya mungkin anda membutuhkan langkah langkah pemasangan keramik, berikut langkah langkah sederhana yang bisa anda lakukan :

  1. Pastikan lantai dasar anda sudah kuat dan rata, biasanya untuk lantai sudah terpasang dengan rabat beton atau cor beton. Jika anda sudah merasa lantai sudah kuat, selanjutnya langkah awal pemasangan keramik adalah  pembuatan garis bantu sebagai pedoman pemasangan keramik di lantai yang akan dipasangkan. Pembuatan garis bantu bisa anda lakukan dengan pembuatan benang atau garis kapur. Pembuatan garis siku pada dua arah sumbu yang merupakan titik awal pemasangan keramik biasanya ditempatkan pada sudut pintu masuk ruangan. Jika anda sudah mendapatkan garis siku, tarik garis benang pada kedua arah sumbu tersebut pada ketinggian permuakaan keramik yang akan dipasangkan. Pastikan ketingggian benang dari permukaan lantai dasar sesuai dengan ketebalan adukan dan ketebalan keramik. Hindari ketinggian yang terlalu besar dimana akan membutuhkan adukan semen yang terlalu banyak. Peletakan titik awal biasanya dilakukan pada – peletakan keramik tanpa perekat untuk memastikan keramik sudah sesuai  .  
  2. Pasanglah keramik mulai dari dinding dekat pintu diatas permukaan lantai yang kosong (belum ada adukan spesi/mortar), pasanglah keramik dalam satu baris dan gunakan  spacer di antara setiap keramik untuk mendapatkan setiap sisi keramik menjadi seragam dan untuk  untuk menjaga jarak yang sama pada semua keramik yang anda pasang. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan jumlah keramik penuh dalam 1 barisan.
  3. Ketika anda mencapai ujung lain ruangan dan tidak bisa lagi memasang 1 lembar keramik ukuran penuh , gunakan sebuah balok panjang  dan meletakkannya tegak lurus ke baris keramik. Pemberian balok ini ditujukan supaya keramik tidak bergeser. Gunakan pistol sekrup untuk memakukan balok tersebut pada sisi keramik .
  4. Berdasarkan panjang  ruang yang tersisa di sisi ruangan, tentukan berapa banyak anda perlu menggeser baris untuk mencapai perbatasan yang sama pada kedua sisi ruangan, sehingga potongan pada pinggir kiri dan kana akan anda dapatkan pada lebar yang sama. Jika anda tidak menginginkan jumlah potongan yang terlalu banyak, anda tidak perlu menggeser titik awal, dimana anda hanya akan melakukan pemotongan sisa keramik pada salah satu sisi saja.  Tapi jika anda menginginkan sisa keramik pada kedua sisi kiri dan kanan, anda harus memindahkan garis bantu pada titik yang sudah terukur dan  garis bantu  pertama adalah tidak lagi diperlukan.
  5. Setelah anda sudah mendapatkan garis pemasangan keramik selanjutnya adalah memulai pemasangan keramik diatsa perekat atau adukan spesi/mortar.  Penuangan perekat harus dilakukan secara teratur dan tidak boleh dilakuakn pada luasan yang terlalu lebar. Dianjurkan meletakkan adukan pada pemasangan luasan keramik antara 4-5 lembar keramik. Jika anda meletakkan adukan terlalu lebar hal ini dikhawatirkan akan membuat adukan akan cepat mengering sehingga rekatan tidak terlalu baik. Disamping itu juga akan mengganggu gerakan anda untuk memasangkan keramik tersebut. Gunakan sekop berlekuk untuk meratakan adukan permukaan perekat disetiap luasan yang akan anda pasang. Setelah anda merasa permukaan adukan secara rata, letakkan keramik dipermukaan perekat dengan perlahan dan atur posisi ketegakannya pada garis benang bantu yang sudah anda buat.
  6. Ketika anda mulai memasang keramik , dimana anda akan memulai memasang perekat adukan mortar. Gunakan spacer untuk memastikan ubin spasi merata. Gunakan waterpass untuk memastikan permukaan  keramik benar benar rata . Anda dapat menggunakan palu karet atau balok kayu untuk mengetok atau  menekan keramik ke bawah , lakukan secara lembut dan perlahan hingga permukaan benar benar rata, dan saat itu juga anda harus tetap mencek ketegakan pada bidang rata berdasarkan garis bantu yang ada. Jika saat anda mengetok keramik , jika anda mendengar suara dengung, anda harus memeriksa apakah ada kemungkinan keramik tidak merekat pada adukan, kemungkinan hal ini disebabkan kurangnya adukan sehingga tidak mengikat ke dasar keramik. Lakukan perbaikan dengan mengangkat keramik secara perlahan kemudian tambahkan adukan pada permukaan adukan sampai merat , kemudian pasang keramik kembali. Jika adukan sebelumnya sudah sempat mengering, anda juga harus mengangkat semua adukan dan menggantinya dengan adukan yang baru.Cara ini anda lakukan setiapa pemasangan tiap lembar keramik. Untuk barisan selanjutnya,  anda akan lebih mudah untuk mengecek kelurusan dan jarak antara spacer dengan mengikuti ujung keramik yang ada didepan dan disampingnya.
  7. Jika pada ujung barisan anda perlu memotong keramik, untuk mendapatkan harus melakuan pemotongan keramik, lakukan dengan cara  meletakkan keramik tepat di atas keramik penuh terakhir dan atur penempatannya ke batas dinding sehinggga anda mendapatkan batas keramik yang akan dipotong. Tandai pada kermik yang akan dipotong dan buatlah garis potongnya. Jika anda merasa potongan akan sama pada barisan selanjutnya (potongan yang seragam), ukuran ini bisa anda gunakan untuk acuan pemotongan selanjutnya. Maksudnya anda tidak perlu menunggu ukuran setiap akan melakukan pemotongan.
  8. Untuk memotong keramik, anda dapat menggunakan pemotong ubin atau glasscutter.  Lakukan pemotongan keramik pada tempat yang aman. Jangan pernah memotong keramik pada permuakaan pasangan keramik yang baru anda pasangkan. Pilih meja yang aman untuk melaksanakan pemotongan keramik tersebut.
  9. Setelah semua ubin diletakkan dan perekat telah ditetapkan, Anda dapat melanjutkan ke fase grouting. Campur nat sesuai dengan rekomendasi pabrikan.Terapkan nat dengan pelampung karet pada sudut 45 derajat, bekerja ke dalam sisi keramik.
  10. Bersihkan setiap  kelebihan nat pada permukaan keramik   dengan spons. Hati-hati jangan sampai  nat keluar dari ruang sisi antar keramik. Setelah nat telah rapi, anda dapat kembali  membersihkan permuakaan keramik dari sisa nat dengan menggunakan residu. Untuk menjaga  permukaan keramik tetap padat dan kuat, lakukan pengepelan permukaan lantai keramik 3 hari pertama dengan obat keramik, setelah itu sikat nat dengan sealer silikon.

Sumber Artikel :
https://khedanta.wordpress.com/2011/07/29/cara-memasang-keramik-lantai/

Wednesday, August 10, 2016

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Lantai Vinyl Anti Bakteri

Lingkup Pekerjaan Lantai Vinyl Anti Bakteri adalah bagian-bagian permukaan lantai dan kolom sesuai dengan ditunjukkan dalam detail gambar. Dalam hal ini termasuk pengadaan tenaga kerja, bahan-bahan, alat-alat dan peralatan pembantu lainnya.



Secara Umum Bahan yang di persyaratkan adalah sebagai berikut :
  • Bahan harus mempunyai kualitas yang baik, tahan lama terhadap goresan, hygienis, mudah dibersihkan dan mudah dalam perawatan
  • Bahan terbuat dari PVC multiplayer/heterogeneous, tanpa filter, mampu meredam bunyi sampai batas tertentu (Acoustic Flooring Type, minimal 15 dB)

Untuk Bahannya, sepesifikasi yang harus dipenuhi adalah :
  • Bahan terbuat dari PVC tanpa filter, multilayer, lapisan atas/searlayer dilindungi pure transparent PVC dilengkapi dengan Reinforced protection, lapisan bawah terdiri dari Acoustic  Backing Foam.
  • Bahan harus termasuk falanm kategori kalasifikasi UPEC kelas U4P3E2/3C2, dengan resistensi abrasi yang paling tinggi (group T. ∞ 1 ≤ 0.08), anstistatic 109 ohm, tebal lapisan atas/wear layer minimal 0.67 mm, fire resistant B, Cfl.s, slip resistant minimal R 9. Mengandung lapisan anti bakteri dan jamur (biostatic treatment). Static indentation antara 0.16 s/d 0.06 mm.
  • Bidang vinyl harus dalam bentuk ‘sheet’ (gulungan), lebar minimal 2 m, panjang 25 m, tebal minimal 2.6 mm, sambungan dilas (diwelding) dengan pemanasan dengan menggunakn bahan PVC yang sama yang disebut welding rod. Lebar sambungan antara 2.5 s/d 3 mm dan harus rata.
  • Skirting/Plint adalah perpanjangan atau kelanjutan vinyl dari lantai kemudian naik kedinding setinggi 10 cm. Pada sudut antara lantai dan dinding dipasangi “Cover Former” yaitu bahan yang membentuk sudut lantai (R) agar sudut tersebut tidak siku. Sementara pada ujung vinyl yang naik kedinding, ditutup dengan Capping Seal. Material dari Cove former dan Capping Seal juga harus terbuat dari vinyl PVC atau karet.
  • Warna dan corak bahan diajukan oleh kontraktor dengan persetujuan pengawas dan atau pemilik pekerjaan.
  • Merk pabrikasi bahan : LG Hausys  atau setara.

Sementara itu, pada proses pelaksanaan persayaratan yang harus dipenuhi adalah :
  • Bidang permukaan lantai harus rata dan kuat, tidak terdapat retak-retak, tidak ada lubang dan celah-celah, bebas debu, bebas lemak dan minyak
  • Pekerjaan lapisan vinyl harus rapi dan dilakukan sesuai dengan yang dipersyaratkan dari pabrik yang bersangkutan sehingga diperoleh hasil pekerjaan bermutu baik dan dapat tahan lama.
  • Pekerjaan lapisan vinyl dilakukan setelah pekerjaan finishing yang lain seperti plafond, dinding, pekerjaan ME, pengecatan selesai dilaksanakan.

Sedangkan untuk penyimpanan, syarat-syarat untuk tempat penyimpanan barang harus terhindar dari genangan air, tidak lembab, terhindar dari cuaca (panas matahari/air hujan) dan selalu bersih.
Memasuki tahap pemasangan, langkah-langkah yang dipersyaratkan adalah sebagai berikut:
  • Screeding. Screeding harus benar-benar kuat dan rata yang dicapai dengan membuat adukan denngan komposisi 1 semen : 4 pasir.
  • Leveling, Levelling dilaksanakan sebanyak 3 s/d 4 kali (lapis). Antara tahap 1 dan tahap berikutnya dilakukan dengan arah yang menyilang. Dan biarkan sampai kering. Bahan levelling terdiri dari : Polymer + semen atau dengan bahan Self Levelling. Tetapi kalau dengan self levelling dapat dilakukan antara 1 s/d 2 lapis.
  • Pengamplasan. Pengamplasan dilakukan setelah lapisan terakhir kering, kemudian dibersihkan dengan cara di vakum atau dip ell
  • Pemasangan Vinyl. Vinyl dipasang dengan menggunakan bahan lem yang direkomendasikan oleh pabrik
  • Welding. Untuk menjaga hyginitas setiap ada celah/sambungan vinyl harus silas dengan bahan dari PVC yang sama
  • Pemolesan. Setelah vinyl benar-benar bersih dari semua kotoran langkah terakhir adalah pemolesan. Bahan poles adalah yang telah direkomendasikan oleh Pabrik. Untuk lantai yang berhubungan langsung dengan tanah dan kembabannya tinggi harus di coating dengan waterproofing atau dilakukan tes moisture sebelum dilakukan tahapan pemasangan vinyl.